Palaksa Lanal Dumai Letkol Laut (Kh) Syaiful Simanjuntak memberikan keterangan pasca penangkapan 9 ton bawang merah dari Malaysia. (istimewa)
Palaksa Lanal Dumai Letkol Laut (Kh) Syaiful Simanjuntak memberikan keterangan pasca penangkapan 9 ton bawang merah dari Malaysia. (istimewa)

1000 Kampit Bawang Merah Illegal Malaysia Diamankan Lanal Dumai

MENITRIAU.COM - DUMAI - Pangkalan TNI AL Dumai  menggagalkan upaya penyeludupan 9 ton (1000 kampit) bawang merah illegal asal Malaysia yang dibawa dengan menggunakan KM. Kayuara Jaya 1 GT. 5, pada Senin (4/2/2019) malam sekitar pukul 21.55 WIB di perairan Bengkalis Riau. 

Dalam siaran pers yang diterima menitriau.com, Rabu (6/2/2019), Palaksa Lanal Dumai Letkol Laut (Kh) Syaiful Simanjuntak mengungkapkan, penangkapan ini berawal dari informasi yang diterima Tim F1QR Lanal Dumai pada Ahad (3/2/2019), akan ada kegiatan penyelundupan barang illegal yang dibawa dengan menggunakan Kapal Motor dari Malaysia tujuan ke Bengkalis, Riau.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim F1QR Lanal Dumai  dengan menggunakan Unsur Patroli Sea Rider melaksanakan penyisiran dan penyekatan di sekitar perairan Bengkalis," ujarnya.

Setelah melaksanakan penyisiran kurang lebih selama 14 jam namun belum terdeteksi kapal-kapal yang mencurigakan, serta cuaca di laut pada saat itu tidak mendukung sehingga pada Senin (4/2/2019) dinihari pukul 04.00 WIB tim F1QR Lanal Dumai memutuskan untuk kembali ke pangkalan sambil menunggu perkembangan informasi lebih lanjut.

Kemudian pada pukul 10.00 WIB tim F1QR Lanal Dumai kembali bergerak untuk melanjutkan patroli disekitar perairan Bengkalis, pada pukul 21.55 WIB tim mendeteksi suara kapal motor namun tidak menggunakan lampu navigasi sehingga tim patroli mencurigai kapal motor tersebut, kemudian melaksanakan prosedur Pengejaran, Penangkapan, dan Penyelidikan (Jarkaplid) selanjutnya dilaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan didapat hasil nama Kapal tersebut KM. Kayuara Jaya 1 GT. 5 membawa muatan ± 9 Ton (1000 kampit) Bawang Merah asal Malaysia tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah. Kemudian KM. Kayuara Jaya 1 GT. 5 beserta muatan Bawang Merah illegal dikawal menuju Lanal Dumai untuk dilakukan penyidikan serta diproses sesuai hukum yang berlaku.

KM. Kayuara Jaya 1 GT. 5 yang membawa muatan ± 9 ton (1000 kampit) bawang merah asal Malaysia yang tidak dilengkapi Dokumen Karantina tersebut melanggar Undang-undang RI Nomor 16 tahun 1992 pasal 5, Tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan jo Pasal 2 Peraturan Pemerintah RI Nomor 14 tahun 2002 tentang Karantina Tumbuhan. 

"Terkait proses hukum terhadap KM. Kayuara Jaya 1 GT. 5 yang membawa muatan ± 9 ton (1000 kampit) bawang merah asal Malaysia tersebut, Lanal Dumai akan melaksanakan koordinasi kepada pihak terkait untuk proses hukum lebih lanjut," tutup Wadanlanal ini. (rilis)



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)