Keju tertua ditemukan di Mesir oleh arkeolog dari dua universitas. (internet)
Keju tertua ditemukan di Mesir oleh arkeolog dari dua universitas. (internet)

Wow, Keju Tertua si Dunia Ditemukan di Mesir

MENITRIAU.COM - JAKARTA - Keju tertua ditemukan di Mesir. Para arkeolog dari Universitas Catania di Italia dan Universitas Kairo si Mesir ini menemukannya di makam berusia 3.000 tahun.

Ink penemuan yang tidak terduga itu ketika mereka menggali makam Ptahmes, wali kota Memphis di Mesir selama abad ke-13 SM.

Keju yang ditemukan ini terbungkus kanvas di dalam botol yang pecah. Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Analytical Chemistrymendeskripsikan makanan kuno itu sebagai residu padat paling purba dari keju yang pernah ditemukan sampai saat ini.

Keju ini dibuat dengan campuran domba kambing dan atau susu sapi. Paul Kindstedt, seorang profesor di University of Vermont yang mempelajari kimia dan sejarah keju mengatakan keju ini sama seperti keju pada umumnya yang ada saat ini hanya saja sangat asam.

"Keju ini memiliki kelembapan yang tinggi dan tidak awet," kata dia seperti dirilis dari Republika.co.id, Ahad (19/8/2018).

Tim juga menemukan keberadaan bakteri Brucella melitensis dalam keju. Brucella melitensis merupakan bakteri penyebab penyakit brucellosis yang juga dikenal sebagai demam Malta.

Penyakit ini dapat menginfeksi manusia maupun hewan. Gejalanya. Temuan keju ini sekaligus memberikan bukti langsung pertama bahwa brucellosis ada di Mesir 3.000 tahun yang lalu. ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)