Dudy Jocom. (internet)
Dudy Jocom. (internet)

Suap Pengadaan Proyek Kampus IPDN. Dudy Jocom Kembali Diperiksa Penyidik KPK

MENITRIAU.COM - JAKARTA - Mantan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal Kemendagri, Dudy Jocom, kembali menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pemeriksaan tersebut terkait dugaan suap proyek pengadaan gedung Kampus IPDN Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Kemendagri TA 2011.

"Hari ini Dudy Jocom tersangka suap IPDN diperiksa kapasitasnya sebagai saksi untuk AWI (Ari Wibowo)," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Kamis (9/5/2019).

KPK telah menetapkan sedikitnya lima orang tersangka dalam kasus korupsi ini. Diantaranya, Dudy Jocom sendiri yang hampir terlibat di semua lokasi pengadaan proyek kampus IPDN yang bermasalah dan terindikasi korupsi.

Adapun, untuk tersangka lain diantaranya Budi Rachmat Kurniawan (mantan Kadiv Gedung PT Hutama Karya), Bambang Mustaqim (Senior Manager PT Hutama Karya), Adi Wibowo (Kadiv Gedung PT Waskita Karya), Dono Purwoko (Kadiv Konstruksi VI PT Adhi Karya).

KPK juga telah memeriksa puluhan saksi dalam kasus ini.

Proyek pengadaan gedung kampus IPDN mengakibatkan kerugian negara sekurang-kurangnya mencapai angka sekitar Rp77,48 miliar.

Dengan rincian anggaran yakni Rp34,8 miliar pada IPDN Agam, IPDN Rokan Hilir Rp22,11 miliar, IPDN Gowa Rp11,18 miliar, dan IPDN Minahasa Rp9,278 miliar.  ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)