Dr Jupendri,  SSos, MIKom. (istimewa)
Dr Jupendri, SSos, MIKom. (istimewa)

KPU Bekerja Sesuai Konstitusi

MENITRIAU.COM - PEKANBARU - Pengamat komunikasi publik dari Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Dr Jupendri, SSos, MIKom, menilai, secara konstitusional Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki landasan kuat sebagai penyelenggara Pemilu di Indonesia, karena diatur dalam Undang-Undang.

Hal ini menjawab tentang kepercayaan terhadap penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) serentak 2019 sepertinya tidak ada. 

Ini dibuktikan banyaknya laporan-laporan terkait penyelenggara Pemilu, khususnya pemilihan presiden (Pilpres).

"KPU itu memiliki landasan konstitusional yang kuat, begitu juga dengan Badan Pengawas Pemilu. Dalam UU kita, KPU ditunjuk sebagai lembaga penyelenggara Pemilu dan Bawaslu sebagai lembaga pengawasan," ungkap mantan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) UMRI ini. 

Melihat kondisi yang ada, KPU bukanlah lembaga yang tidak memiliki kekurangan, dan dengan kekurangan ini khususnya pelaksanaan Pemilu, KPU harus transparan serta terbuka menjawab segala tudingan yang dilontarkan, misalnya tidak independen dan lain sebagainya. 

"KPU harus mengkomunikasikan dengan membuka luas (transparan, red) ke masyarakat tentang berbagai hal yang menjadi kecurigaan selama ini," tuturnya. 

Untuk itu, Jupendri berharap kepada KPU dan Bawaslu bekerja lebih terbuka dan transparan lagi, sehingga kecurigaan masyarakat bisa ditutupi.

Dan kepada masyarakat, ia meminta mempercayai KPU sebagai lembaga yang ditunjuk negara untuk penyelenggara negara. 

"Jika ada persoalan, laporkan, karena sesuai konstitusi ada jalurnya, yakni melalui Mahkamah Konstitusi dan Gakkumdu," tutupnya. ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)