Dr Muhammad Syafi'i foto bersama pembicara lainnya. (istimewa)
Dr Muhammad Syafi'i foto bersama pembicara lainnya. (istimewa)

Putra Terbaik Pelalawan Jadi Pembicara di Forum Ilmiah Lingkungan Internasional

MENITRIAU.COM - BANGKOK - Satu lagi prestasi yang ditorehkan oleh putra Kabupaten Pelalawan, kali ini dalam bidang ilmiah lingkungan. Dr Muhammad Syafi'i, SPd, MSi menjadi pembicara pada forum ilmiah lingkungan yang diselenggarakan oleh Akademic Word dalam forum Internasional Conference on Environmental science and Development di Bangkok, Thailand.

"Forum ilmiah yang dihadiri beberapa negara di dunia seperti Australia, India, Rumania, Taiwan, Jepang dan beberapa perwakilan perguruan tinggi di Thailand menghadiri forum ilmiah ini. Alhamdulillah saya satu satunya pembicara dari Indonesia," ungkap Dosen FKIP UNRI ini dalam keterangan tertulisnya yang diterima menitriau.com, Sabtu (6/7/2019).  

Mengambil tema tentang potensi cadangan karbon lahan mineral di Kabupaten Pelalawan dengan judul The Amaount of carbon stock of oil palm plantations in carbon stock Contributor Component in Flat Soil Conditions and soil condition Bumpy mampu membuat peserta forum ilmiah lingkungan mengapreasiasi pemaparan tersebut. 

Dikatakannya respek kepedulian terhadap lingkungan yang terimbas dari pembangunan perkebunan sawit dan berdirinya pabrik pabrik pengelolaan kelapa sawit di Kabupaten Pelalawan mendapat perhatian penting dari seluruh penjuru dunia. pembukaan pembukaan lahan yang tidak lagi memperhatikan keselamatan lingkungan terutama potensi karbon menjadi perhatian penting dalam terjadinya salah satu efek pemanasan global. 

"Kita memberikan masukan atau rekemondasi ilmiah dalam forum tersebut. tentunya banyak hal yang akan terus diteliti dalam memberikan masukan pada forum-forum ilmiah. Setidaknya para peserta dari berbagai negara mengetahui keadaan yang ada di Kabupaten Pelalawan maupun Riau sehingga dalam informasi ilmiah ini kita dapat menyampaikan informasi yang didukung dengan data data ilmiah juga dan dunia tidak hanya mendapat informasi yang tidk dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya" sambung Muhammad Syafi'i. 

D isela-sela kegiatan tersebut, putra H Daslir Maskar, salah seorang pendiri Kabupaten Pelalawan ini juga bercerita tentang budaya Oelalawan seperti mengambil madu lebah manumbai dan sedikit cerita tentang budaya petalangan asli pelalawan serta objek wisata bono. 

"Kita merasa bangga dapat memperkenalkan Kabupaten Pelalawan dalam forum ilmiah dan saya juga berharap ke depan banyak lagi putra-putri Prlalawan anak-anak muda dari Pelalawan berfikir dan berpandangan jauh tentang dunia internasional, karena kita mampu dan dengan kemudahan teknologi kita dapat berbagi dengan negara di dunia untuk memperkenalkan pelalawan atau mempromosikan kabupaten yang kita sayangi ini. saya yakin," tutupnya. ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)