Dr Muhammad Syafi'i menerima cenderamata dari perwakilan Bangkok University (istimewa)
Dr Muhammad Syafi'i menerima cenderamata dari perwakilan Bangkok University (istimewa)

Dr Syafi'i Jalin Kerjasama Agar Anak Pelalawan Bisa Kuliah di Bangkok University

MENITRIAU.COM - BANGKOK - Kemajuan suatu daerah sangat erat kaitannya dengan sumber manusia di daerah tersebut. Daerah yang memulai memajukan pendidikan nya adalah daerah yang terus akan berupaya semaksimal mungkin meningkatkan kualitas pendidikan formal baik itu dari pendidikan pra sekolah, Pendidikan Dasar, Pendidikan menengah maupun Pendidikan Tinggi.

Sekalipun daerah memulai pembangunan dari nol seperti  negara jepang yang Nagasaki dan Hiroshima menjadi daerah yang di bom atom pada 6 Agustus 1945 menjadi momen penting dalam sejarahnya membangun sumber daya manusia.

Dengan porak porandanya Nagasaki dan Hiroshima dan yang tinggal hanya beberapa pemuda, tidak membuat Jepang putus asa dengan menyekolahkan pemuda harapan bangsa jepang sekolah dan kuliah di luar negeri sakura itu. Tak jadi keheranan jika kegigihan membangun sumber daya manusia tersebut membuat Jepang yang sama dengan Indonesia merdeka hampir 74 tahun sudah mensejajarkan diri sebagai negara maju di dunia seperti  negara eropa dan Amerika. 

Kabupaten Pelalawan yang sudah menginjak tahun ke 20 berdiri sejak berpisah dari Kabupaten Kampar diminta harus terus meningkatkan  kualitas SDM generasi muda di Pelalawan, termasuk pendidikan tinggi.

Membangun akses pendidikan tinggi internasional seharusnya wajib dilakukan oleh pemegang kebijakan publik di Kabupaten Pelalawan, ini bukan tanpa alasan, berdirinya industri-industri besar dengan skala internasional baik yang bergerak dalam bidang perkebunan  dan produk produk industri hilir lainnya yang mendapatkan investasi luar negeri yang cukup besar dalam pembangunan kabupaten.

Tentu merupakan tugas generasi muda Kabupaten Pelalawan untuk membangun pola pikir tidak lagi hanya sebatas kedaerahan atau nasional tapi sudah mendunia skala internasional. Agar setiap ada perubahan terjadi masyarakat tidak lagi menjadi alasan korban perubahan karena putra-putri daerah sudah berjuang membangun SDM daerah dengan skala internasional

Dalam catatan perjalanan Dr Muhammad Syafi’i S.Pd. M,Si di Negeri Gajah Putih Bangkok, Thailand, setelah menjadi pembicara dalam forum ilmiah lingkungan internasional, pada Senin (8/7/2019), ia menyempatkan diri bersilaturahmi mengunjungi pihak manajemen Bangkok University di Bangkok, Thailand.

Kunjungan ini melihat langsung keadaan dan bertemu manajemen kampus Bangkok University. "Kita mau melihat suasana kampus dan standar pelayanan manajemen kampus terhadap mahasiswa ungkap beliau, dimana kita mengetahui Bangkok University adalah kampus dengan program akademik kelas dunia baik pada tingkat Bachelor maupun Master Degrees dengan beberapa program studi unggulan bidang teknologi informasi internasional serta bidang bisnis internasional dan beberapa program studi lainnya," ungkap Syafi'i dalam keterangan tertulis diterima menitriau.com.

Dalam pertemuan tersebut pihak manajemen kampus Bangkok University juga mengapresiasi kerja sama ini dengan baik, kita akan tindak ini lebih makasimal lagi melalui kerjasama internasional karena Bangkok University merupakan perguruan tinggi tertua dan sudah banyak memberikan kemajuan pendidikan skala riset di negara Thailand.

"Kita sedang memaksimalkan kerja sama ini dan sambil memberikan informasi kepada generasi muda pelalawan bagi yang berminat dapat menghubungi kita nantinya, Bangkok University menjadi suatu pilihan karena penguasaan bahasa inggris sebagai bahasa internasional akan maksimal didapatkan oleh mahasiswa disini karena berbaur dengan masyarakat yang heterogen dalam berbahasa," ungkap Atan meniru pernyataan manajemen Bangkok University.

Selain itu perbandingan kurs mata uang Rupiah juga tidak jauh selisih dengan mata uang Bath Thailand sehingga biaya hidup hampir sama dengan di Tanah Air Indonesia, beda sekali dengan Ringgit Malaysia maupun Dolar singapura yang mata uang tersebut lebih tinggi dari rupiah kita. "Disini juga  banyak mahasiswa dari Indonesia seperti dari Malang, Jakarta dan beberapa kota di Indonesia,. Kita juga jalin kerjasama agar anak-anak Pelalawan bisa kuliah di Bangkok University"  tutup putra Pelalawan ini. ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)