H Tengku Kamaruddin Harun bin Sultan Syarief Harun (Sultan Pelalawan ke-10). (istimewa)
H Tengku Kamaruddin Harun bin Sultan Syarief Harun (Sultan Pelalawan ke-10). (istimewa)

Sultan Pelalawan Minta Kepedulian Semua Pihak

MENITRIAU.COM - PANGKALAN KERINCI - Sultan Pelalawan ke-10, H Tengku Kamaruddin Harun bin Sultan Syarief Harun, meminta seluruh komponen masyarakat memberikan perhatian terhadap kondisi Sungai Hulubandar yang kondisinya kini cukup memperihatinkan.

Harapan ini di sampaikan Sultan dalam siaran pers yang diterima redaksi,  Sabtu (17/8/2019). Ditegaskannya,  Hulubandar memiliki makna penting, baik sebagai sumber kehidupan maupun sebagai kawasan sejarah yang sangat penting bagi kerajaan Pelalawan. 

"Saya mengimbau terutama masyarakat dan juga pemerintah daerah untuk dapat menjaga Sungai yang memiliki nilai sejarah tersebut," ujarnya.

Pada sisi lain Sultan juga mengingatkan kepada semua pihak untuk memperbaiki kondisi yang ada kearah yang lebih baik, "Suatu kaum tidak akan berubah kecuali adanya keinginan dari kaum itu, sendiri," jelasnya sambil membacakan ayat Alquran.

Hati-hati

Sehubungan dengan adanya wacana untuk melakukan normalisasi Sungai  sejumlah kalangan mengharapkan agar berhati-hati.

"Sungai itu saya yakin menyimpan begitu banyak benda benda yang bernilai sejarah, penggalian Sungai di lakukan secara sembrono akan dapat menghancurkan benda benda yang bernilai sejarah tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan sebaiknya sebelum melakukan normalisasi sungai harus di musyawarahkan terutama oleh instansi terkait, seperti pariwisata, lingkungan hidup dan pemuka adat.

Malahan disarankan langkah normalisasi merupakan langkah terakhir dari penyelesaian persoalan yang ada. "Artinya kita diskusikan dulu, di lakukan pertimbangan dari segala sisi, setelah itu baru kita tentukan langkah yang akan diambil," ucapnya.

"Yang kita maukan bukan sekedar menyelesaikan masalah sesaat, terapi penyelesaian dalam waktu yang panjang, dan saya pikir perlu kita libatkan pakar baik sejarah, lingkungan, maupun antropolog, agar titik penyelesaian nya benar-benar tuntas," tutupnya. ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)