Azwar Rachman. (istimewa)
Azwar Rachman. (istimewa)

Setuju Kenaikan BPJS Kesehatan, Tapi...

MENITRIAU.COM - PEKANBARU - Kenaikan tarif BPJS Kesehatan yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, disetujui oleh beberapa masyarakat di Provinsi Riau. 

Pasalnya, kenaikan tersebut sudah ditetapkan oleh Presiden melalui Perpres. Demikian diungkapkan tokoh pemuda Riau, Azwar Rachman, Kamis (14/11/2019).

"Melihat perkembangan perekonomian negara yang sedikit keteteran dengan biaya BPJS. Mau tidak mau kita setuju atas kenaikan tarif BPJS Kesehatan tersebut," ucapnya. 

Namun, Azwar berharap seiring dengan kenaikan tersebut, pemerintah diharapkan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang menggunakan BPJS. 

"Mohon dengan sangat pemerintah  memperhatikan pelayanan yang menggunakan BPJS untuk bisa di tingkatkan lagi," harap Sekretaris Ikatan Masyarakat Kabupaten Pelalawan Kota Pekanbaru ini. 

Seperti diketahui, BPJS menaikkan 100% diberlakukan kepada peserta BPJS Kelas 1 dan 2. Sementara Kelas 3 hanya mengalami kenaikan 65% menjadi Rp42 ribu. Apabila kenaikan tersebut dianggap terlalu tinggi, peserta dapat mengurus untuk penurunan kelas. 

Penyesuaian iuran hanya dikenakan pada segmen pekerja yang gajinya di atas Rp12 juta per bulan. Tidak ada kenaikan iuran untuk PPU BU atau segmen pekerja yang upah/gajinya di bawah Rp12 juta per bulan.

Menteri Kesehatan, Letjen TNI Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad jamin kenaikan iuran BPJS dibarengi pembenahan layanan. Kenaikan iuran BPJS Kesehatan dibarengi dengan pembenahan kualitas layanan di fasilitas kesehatan, baik buruknya pelayanan kesehatan di Rumah Sakit bergantung pada keuangan Rumah Sakit yang sebagian besar bersumber dari pembiayaan klaim dari BPJS Kesehatan. Seandainya keuangan BPJS Kesehatan tidak lagi mengalami defisit dan mampu membayar klaim pada RS tepat waktu sehingga menyehatkan keuangan Rumah Sakit, maka pihak RS bisa melakukan pembangunan dan investasi baru. Iklim investasi bisa jalan dengan pola BPJS yang baik tanpa defisit, pasti akan terjadi pembangunan sarana lagi, kalau pembangunan sarana ditambah, antrean akan terurai dengan sendirinya. ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)