Dr Ir HM Nizar Dahlan, MSi. (istimewa)
Dr Ir HM Nizar Dahlan, MSi. (istimewa)

Potensi Sektor Maritim Provinsi Bengkulu

MENITRIAU.COM - Dalam pembangunan di Bengkulu, sektor kemaritiman merupakan basis untuk dijadikan primadona pembangunan disamping hasil sumber daya alam darat yang juga dapat menunjang pembangunan menyeluruh di Provinsi Bengkulu.

Pembangunan kemaritiman tidak diposisikan sebagai sektor pinggiran (peripheral sector) tetapi dipandang sebagai motor penggerak perekonomian nasional sekaligus menjadi sumber kemajuan dan kemakmuran masyarakat.

Fakta menunjukkan bahwa 75 ?ri total wilayah kedaulatan Indonesia merupakan wilayah perairan, dan itu mempertegas bahwa potensi kemaritiman Indonesia sangat besar. Indonesia merupakan wilayah pusat kekayaan biodiversitas dunia dan dikenal dengan nama "megabiodiversity".

Potensi kemaritiman yang besar ini telah membawa komitmen politik nasional untuk membangun sektor kelautan sebagai salah satu andalan bagi pemasukan Negara (leading sector) dalam rangka mendukung pembangunan nasional, apalagi Provinsi mempunyai garis pantai yang menghadap ke Samudra Hindia, sepanjang pantai dari Provinsi Sumatera Barat hingga Provinsi Lampung dengan garis pantai sepanjang lebih kurang 525 Km, yang memanjang dari tenggara kearah barat daya, mulai dari Kabupaten Kaur yang berbatasan dengan Provinsi Lampung hingga Kabupaten Mukomuko yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat, memiliki potensi sumber wilayah pesisir dan lautan yang cukup besar dari perspektif kemaritiman, baik potensi kelautan dan perikanan, pariwisata, perhubungan dan maupun potensi energi serta sumberdaya mineral.

Dari bidang kemaritiman terdapat empat sektor utama, yaitu sektor kelautan dan perikanan, sektor pariwisata bahari, sektor perhubungan laut dan sektor energi sumberdaya mineral, apalagi Keberadaan Pelabuhan Baai yang telah dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) oleh pemerintah pusat. Sebagian besar belum dimanfaatkan dan dikelola secara optimal dan berkelanjutan, maka sangat diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar untuk pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Bengkulu, khususnya masyarakat yang mendiami wilayah pesisir.

Wilayah pesisir di Provinsi Bengkulu mencakup enam kabupaten dan satu kota. Hal ini menunjukkan, bahwa sebaran penduduk Provinsi Bengkulu sebagian besar berada di desa-desa wilayah pesisir itu. Disisi lain, juga dapat dilihat bahwa sepanjang pesisir pantai Provinsi Bengkulu ini menjadi penyumbang angka kemiskinan yang cukup besar. Hal itu ditandai oleh dengan permukiman yang kumuh akibat tingkat dari kesejahteraan masyarakat yang rendah, sumber penghidupan yang sangat terbatas ditambah dengan kualitas SDM yang rendah menambah permasalahan yang dihadapi oleh kawasan pesisir ini.

Belum lagi dengan bencana alam yang kerap terjadi serta ketergantungan nelayan dengan iklim, membuat sumber penghidupan masyarakat nelayan sangat terbatas sekali. Angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu masih cukup tinggi.

Potensi ekonomi strategi di sektor kemaritiman terutama pada aspek wisata bahari, transportasi laut ataupun jasa kelautan diharapkan dapat menunjang kebutuhan pembangunan ekonomi di Provinsi Bengkulu. Sekalipun belum dimanfaatkan secara maksimal, potensi kemaritiman di Provinsi Bengkulu, dapat diharapkan menjadi potensi kelautan yang andal, seperti pembangunan ekonomi maritim yakni perikanan, energy kelautan, industri kelautan, begitu juga transportasi laut, bangunan kelautan dan jasa kelautan.

Belum optimalnya peran sektor kemaritiman di Provinsi Bengkulu disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah potensi dan kekuatan ekonomi kelautan belum terdata dan terkonsolidasi dengan baik serta keterbatasan kapasitas daerah termasuk kelengkapan regulask dalam memperkuat pengelolaan kemaritiman berdasarkan potensi lokal.

Aspek perencanaan maritim untuk memastikan posisi Provinsi Bengkulu sebagai wilayah kemaritiman yang potensial perlu dilaksanakan dengan penuh keyakinan, bahwa Provinsi Bengkulu bisa mengejar ketertinggalannya dari provinsi lainnya.

Kekayaan sumber daya maritim tersebut, setidaknya mampu di transformasikan menjadi sumber kesejahteraan masyarakat dan menjadi newleading sektor andalan perekonomian daerah. ***

*) Dr. Ir. H.M. Nizar Dahlan, MSi, penulis bakal calon Gubernur Bengkulu. 



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)