Gubernur Riau, H Syamsuar. (istimewa)
Gubernur Riau, H Syamsuar. (istimewa)

Gubri: Tolak Hoax Perlu Wawasan yang Luas

MENITRIAU.COM - PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), H Syamsuar menjadi pembicara utama dalam Webinar bertema Bahaya Hoax dan Ancaman Disintegrasi Bangsa pada Sabtu (11/7/2) malam.

Webinar yang digelar DPD Projo Riau itu juga menghadirkan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi yang juga Ketum Projo, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Dr Ali Mochtar Ngabalin, Pakar IT/Rektor Universitas Pradita, Guru Besar UIN Suska Riau, Budayawan dan Ketua Projo Riau.

Dalam paparannya, Gubri menyampaikan kekhawatirannya terkait maraknya hoax terutama di media sosial. 

Bahkan Gubri mengaku sebagai pejabat negara pernah menjadi korban berita hoax. "Apalagi kalau menjelang Pilkada. Biasanya sangat marak berita-berita hoax," sebut Gubri.

Gubri menyebut berita hoax termasuk dalam bentuk foto dan video, selain menjadi fitnah dan menimbulkan ketidakharmonisan di tengah masyarakat, tentu saja juga dapat mengancam disintegrasi bangsa.

Itu sebabnya, perlu dilakukan penyuluhan dan pendidikan yang baik kepada masyarakat. 

Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi Riau terutama melalui Diskominfotik Provinsi Riau telah secara aktif turun ke masyarakat. 

Seperti ke sekolah-sekolah, perguruan tinggi dan kelompok-kelompok masyarakat untuk menyampaikan pentingnya melakukan check and recheck terhadap apapun berita-berita yang tersebar. Apalagi melalui media sosial.

"Perlu ilmu dan wawasan yang luas agar kita tidak menerima begitu saja berita-berita hoax," tegas Gubri seraya menambahkan bahwa peran media massa juga sangat penting dalam memerangi berita-berita hoax. ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)