Dr Muhammad Syafi'i, SPd, MSi. (istimewa)
Dr Muhammad Syafi'i, SPd, MSi. (istimewa)

Sensus PGRI Riau Berakhir. 96.274 Guru, Dosen, Tendik di Riau Terdata

MENITRIAU.COM - PEKANBARU - Setelah tiga bulan lalu diluncurkan Ketua Umum Oersatuan Guru Republik Indonesia Pusat, Prof Unifah Rosidy, PGRI Provinsi Riau sudah menyensus sebanyak 96.274 guru, dosen, dan tendik di Provinsi Riau. 

"Setelah diluncurkan oleh Ketua Umum PB PGRI Prof. Unifah Rosidy pada 8 Mei 2020 yang lalu, selama 3 bulan sensus PGRI Provinsi Riau berakhir pada pukul 23.59 WIB, realisasi sensus sebanyak 96.274 guru, dosen, dan tendik di Provinsi Riau," ungkap Ketua PGRI Riau, Dr Muhammad Syafi'i, SPd, MSi didampingi Ketua Tim IT PGRI Riau Arden Simeru, SPd, MKom.

"Saya atas nama pengurus PGRI Riau mengucapkan terimakasih kepada bapak/ ibu guru/dosen/tendik yang ada di Provinsi Riau yang telah berpartisipasi hingga suksesnya kegiatan sensus ini. Hal ini merupakan bentuk bahwa PGRI merupakan organisasi sebagai rumah besar untuk bapak/ibu guru, dosen dan tendik di Riau," sambungnya. 

Menurut Syafi'i, antusias ini merupakan modal besar bagi kita berorganisasi karena kita mulai dari validasi data dengan konsep digitalisasi organisasi.

"Alhamdulillah tanggal 8 malam sudah kita tutup, dan kita akan melakukan langkah selanjutnya yaitu Identity Card Digital (ICD) untuk perjuangan perlindungan, kesejahteraan/ kebutuhan dan peningkatan kompetensi untuk anggota PGRI Provinsi Riau," sebutnya. 

Sebanyak 96. 274 guru, dosen, tendik sudah terhimpun dalam rumah digital PGRI Riau. Data Sensus yang sudah masuk juga akan dilakukan analisis oleh tim kajian khusus PGRI Riau untuk merumuskan simpulan tentang guru/tendik yang ada di Riau. 

Untuk evaluasi internal kata Dosen di Universitas Riau ini, beberapa hari ke depan kita juga sebarkan poling kepada 10?ri data sensus secara acak untuk mengetahui tingkat kepuasan anggota terhadap kinerja PGRI se-Provinsi Riau. 

"Dapat juga kami sampaikan sepengetahuan kami bahwa ini merupakan sensus perdana yang dilakukan PGRI Riau. Karena belum pernah dilakukan validasi data.
antusiasme guru, dosen dan tenaga kependidikan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sensus ini cukup tinggi, tetapi masih ada kendala teknis dilapangan karena sensus bersifat digital masalah internet menjadi kendala beberapa guru/ tendik kita di beberapa daerah yang masih susah jaringan internet, sehingga masih ada diantara guru, dosen dan tendik yang belum bisa mengentry datanya ke dalam sistem sensus kita. Insyaallah kita memulai ini dengan baik. Data merupakan dasar mapping kita untuk menjawab pertanyaan dari anggota tentang manfaat berorganisasi," terang Syafi'i. 

PGRI ini organisasi besar, terlihat dari jumlahnya tentu roadmap pengurus  PGRI Riau dan PGRI kabupaten/ kota se Provinsi Riau periode 2020-2025 punya tanggung jawab besar mengayomi anggotanya. Untuk itu proses suksesnya sensus ini merupakan awal yang baik. 

"Kami juga mengucapkan terima kasih untuk pengurus PGRI kabupaten/kota se Riau yang sudah bekerjasama mensukseskan sensus ini," tutup eks Ketua PGRI Kabupaten Pelalawan ini. ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)