Ekspos BNNP Riau pengamanan 20 Kg sabu 10.000 butir ekstasi tak bertuan di BNNP Riau, Senin (9/8/2020). (taufik)
Ekspos BNNP Riau pengamanan 20 Kg sabu 10.000 butir ekstasi tak bertuan di BNNP Riau, Senin (9/8/2020). (taufik)

BNNP Riau Amankan 20 Kg Sabu dan 10 Ribu Pil Ekstasi Tak Bertuan

MENITRIAU.COM - PEKANBARU - Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau kembali melakukan gebrakan dalam mengungkap peredaran narkotika di Riau.

Kali ini sebanyak 20 kg narkoba jenis sabu dan 10.000 ribu butir pil ekstasi serta 5 kg bubuk putih belum diketahui jenisnya berhasil diamankan BNNP Riau, Sabtu (8/8/2020) dalam pengejarannya di Kabupaten Bengkalis.

Dalam pengungkapan narkotika yang bernilai Rp33 miliar tersebut, petugas gagal mengamankan tersangkanya karena berhasil melarikan diri.

"Informasi awal yang kami dapat bahwa akan ada pengiriman narkotika dari Malaysia menuju Indonesia melalui Kabupaten Bengkalis menggunakan speedboat. Kita langsung mengirimkan tim ke lokasi untuk melakukan penyelidikan," kata Kepala BNNP Riau, Brigjen Kenedy, Senin (10/8/2020) pagi di BNNP Riau.

Dalam pengungkapan kali ini, petugas sudah melakukan penyelidikan selama tiga bulan terakhir. Namun saat akan melakukan penangkapan di TKP, Kenedy mengatakan pelaku sudah terlebihdahulu mencium keberadaan petugas BNNP Riau.

"Kemudian mereka mengalihkan (narkotika) masuk ke pelabuhan di Mambang yang merupakan pelabuhan rakyat (tikus). Namun kita sedikit terlambat, saat tim tiba di lokasi tersebut, barang bukti narkoba sudah dibawa oleh kurir dan kita langsung melakukan pengejaran," jelas Kenedy.

Mengetahui hal itu, kemudian petugas melakukan pengejaran terhadap kurir yang membawa narkotika. Pelaku yang Mengetahui dirinya diburu petugas, pelaku membuang barang bukti narkotika di Jalan Lembaga, Kabupaten Bengkalis.

"Dalam penyergapan yang dilakukan, kita sudah berkoordinasi dengan Polres Bengkalis untuk membantu mengamankan TKP tempat pembuangan barang bukti, karena tempat dibuangnya barang bukti jaraknya lebih kurang 200 meter dari polres, dan tim melanjutkan pengejaran pada pelaku," lanjut Kenedy.

Kini barang bukti sudah diamankan petugas BNNP Riau. Sementara untuk pelaku sudah masuk dalam DPO BNNP Riau. Bahkan identitas pelaku sudah dikantongi petugas. 

"Namun untuk tersangka sudah kita kantongi, kita sudah ada nama-namanya. Masih kita buru. Mudah-mudahan akan segera kita tangkap. Untuk jaringan mereka ini adalah Internasional. Jika dilihat dari pembungkus narkotika merek teh Cina yang dikirim ke Malaysia dan masuk ke Indonesia (Riau). Untuk barang ini akan dipasarkan di Riau," tutup jendral berbintang satu ini. (ztk)



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)