Ilustrasi. (internet)
Ilustrasi. (internet)

Ini Penjelasan KPU Soal Pergantian Cakada Meninggal Dunia

MENITRIAU.COM - JAKARTA - Pergantian calon kepala daerah (cakada) dapat dilakukan dalam hal meninggal dunia.

Hal ini disampaikan Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting terkait beberapa cakada yang meninggal dunia masa pandemi Covid 19. Menurut Evi Novida, mereka yang meninggal bisa dilakukan pergantian oleh partai politik atau gabungan partai politik pengusung paling lama 7 hari sejak calon dinyatakan meninggal.

"Hal itu telah diatur dalam Pasal 82 PKPU 3/2017. Selain itu, berdasarkan PKPU 1/2020 Pasal 79 ayat (2) huruf b diterangkan, penggantian calon atau bakal pasangan calon dapat dilakukan sejak penetapan pasangan calon sampai 30 hari sebelum hari pemungutan suara," katanya yang dilansir dari RMOL.id

Berdasarkan data yang disampaikannya, ada tiga orang calon kepala daerah yang meninggal, yakni bakal calon Bupati Berau, Muharram yang meninggal sebelum penetapan pasangan calon. Kedua calon Walikota Bontang, Adi Darma meninggal (1/10/2020), serta calon Bupati Bangka Tengah, Ibnu Soleh meninggal (4/10/2020). ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)