Suasana rapat pleno PGRI Riau terkait konferensi PGRI Kota Pekanbaru. (istimewa)
Suasana rapat pleno PGRI Riau terkait konferensi PGRI Kota Pekanbaru. (istimewa)

PGRI Riau Umumkan Penundaan Konferensi PGRI Pekanbaru

MENITRIAU.COM

PEKANBARU - Agar roda organisasi berjalan sesuai dengan alurnya, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Riau meminta PGRI Kota Pekanbaru melaksanakan konferensi cabang.

Hal ini disampaikan Ketua PGRI Riau, Muhammad Syafi'i kepada menitriau.com, Kamis (21/10/2020) pagi. 

"Sebelum digelarnya konferensi PGRI Kota Pekanbaru, kita sudah putuskan dalam rapat bersama yang juga dihadiri PB PGRI agar terlebih dahulu harus digelar konferensi cabang (kecamatan, red)," ucap Syafi'i menyampaikan bahwa rapat bersama digelar pada Selasa (20/10/2020) lalu.
 
Hasil tersebut setelah dilakukan investigasi selama beberapa pekan setelah terjadinya penundaan konferensi PGRI kota Pekanbaru pada akhir Agustus lalu. 

Tim yang dibentuk diketuai oleh Ketua Dewan Kehormatan Guru Indonesia DKGI PGRI Riau H. Fahri Yasin meyimpulkan sesuai rekomendasi yang diberikan oleh tim kepada pengurus PGRI Riau.

Pada kesempatan itu, ketua PGRI Riau  mengungkapkan, diawali kepengurusannya secara bertahap akan memperbaiki jalannya roda organisasi guru di Provinsi Riau ini. 

Ada beberapa poin penting yaitu:

1. Sebelum melaksakan konfrensi PGRI kota Pekanbaru diminta untuk melaksanakan konferensi cabang untuk 12 cabang yang ada di kota Pekanbaru.
2. Untuk pelaksanaan konferensi cabang PGRI kota Pekanbaru diminta melakukan validasi keanggotaan terlebih dahulu sebelum pelaksanaan konferensi cabang PGRI se Kota Pekanbaru dengan berkoordinasi dengan PGRI Provjnsi Riau
3. Pelaksanaan konferensi cabang dan konferensi PGRI kota Pekanbaru dilakukan selambat lambatnya tanggal 31 Desember 2020 sesuai surat keputusan  hasil rakornas virtual PB PGRI.
4. PGRI Kota Pekanbaru diminta segera sosialisasi ke seluruh anggota di 12 cabang PGRI se Kota Pekanbaru

"Untuk keterlibatan Pak Devi Warman ketua PGRI Kota Pekanbaru sebagai peserta calon legislatif pada April 2019 yang lalu kita sudah Surati partai politik nya dan kita merujuk pada AD/ART tahun 2013 karena pemilu legislatif berlangsung sebelum AD/ ART hasil kongres 2019 terbit pada bulan  Juli 2019. Jadi untuk kepengurusan PGRI sekarang masih sah hingga 31 Desember 2020 ini," sambung Syafi'i. 

Acara yang juga di hadiri oleh ketua PB PGRI Drs Huzaifah Dadang AG M.Si yang juga korwil Riau melalui virtual meminta semua anggota menjunjung tinggi kode etik guru dan organisasi PGRI yang kita cintai. Kami nilai bahwa keputusan setelah dilakukan pencarian fakta berupa investigasi ini kita anggap luar biasa kerja keras tim, dan kita minta anggota PGRI Kota Pekanbaru bersiap untuk konferensi cabang dulu baru melaksanakan Konferensi PGRI kota Pekanbaru. 

Penyampaian hasil keputusan yang ditutup dengan pemberian surat keputusan kepada pengurus berlangsung lancar dan khidmat di gedung guru PGRI Riau. ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)