Kadispora Riau, H Bobby Rahmat menyampaikan arahan dalam Mukerprov PBSI, Sabtu (5/12/2020). (istimewa)
Kadispora Riau, H Bobby Rahmat menyampaikan arahan dalam Mukerprov PBSI, Sabtu (5/12/2020). (istimewa)

Kadispora Riau Dukung Penuh Kebangkitan Bulutangkis

MENITRIAU.COM - PEKANBARU - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Riau menggelar Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov), pada tanggal 5-6 Desember 2020 di Hotel Furaya Pekanbaru.

Mukerprov ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, H Bobby Rahmat.

Ketua Panitia Mukerprov PBSI, Dr. Jupendri, M.Ikom menjelaskan, Mukerprov diikuti oleh Pengurus Provinsi dan Pengurus PBSI Kabupaten/Kota se-Riau. "Dalam Mukerprov ini, akan disampaikan laporan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Pengprov PBSI Riau dan Pengkab/Pengkot PBSI se-Riau selama tahun 2020 serta membahas rencana program kerja tahun 2021," jelas dosen Komunikasi UMRI ini.

Dalam sambutannya, Ketua PBSI Riau, Erizul Hendrizal mengungkapkan, selama tahun 2020, banyak program kerja PBSI Riau yang tidak dapat terlaksana karena Covid-19. Meski demikian beberapa kegiatan seperti pembinaan atlet, persiapan PON, pendataan atlet, dan keorganisasian masih dapat dilaksanakan.

Eri juga mengusulkan agar program pelatihan persiapan PON dan PPLP bulutangkis yang berada dibawah Kadispora dapat disatukan pelaksanaannya agar frekwensi latihan dapat ditingkatkan dari tiga kali seminggu menjadi enam kali seminggu.

Sementara itu, Ketua KONI Riau yang diwakili M. Yunus mengungkapkan potensi bulutangkis Riau ke depannya sangat besar. Hal ini terlihat dari semakin meningkatnya prestasi atlet bulutangkis Riau di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil).

"Untuk wilayah Sumatera, Riau kini menjadi daerah yang ditakuti. Dulu Sumbar dan Sumut selalu anggap remeh dengan Riau, tapi sekarang mereka selalu kewalahan dan sering kalah dari atlet kita," ungkap Yunus.

Ia berharap pembinaan terhadap atlet bulutangkis Riau dapat terus ditingkatkan. Kuncinya ada pada motivasi yang harus ditanamkan kepada para atlet.

"Tak perlu takut dengan atlet-atlet dari pulau Jawa, buktinya banyak juga atlet dari pelosok daerah Riau ini yang menuai prestasi di kancah nasional," katanya.

Kadispora Riau, Bobby Rahmat, dalam kesempatan itu menegaskan komitmen Pemprov Riau mendukung perkembangan bulutangkis di Riau. Apalagi cabang bulutangkis masuk dalam lima cabang olahraga dalam 'Road to Olimpic 2020".

"Kalau untuk bulutangkis, kita siap dukung secara penuh. Untuk itu kami mengharapkan agar pengurus PBSI Riau dan kabupaten/kota tetap solid dalam melaksanakan program. Karena kalau sampai terpecah seperti cabang tenis meja, maka yang rugi seluruh atletnya juga karena tidak dapat diikutkan dalam event resmi nasional," ujarnya.

Sebelumnya, pada Sabtu pagi, para pengurus PBSI kabupaten/kota se-Riau melaksanakan pertandingan persahabatan antara pengurus Pengprov dan Pengkot/Pengkab PBSI se-Riau. Pertandingan yang berlangsung di GOR Pratama Pekanbaru berlangsung seru dan semarak.***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)