Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto (tengah) saat meninjau fasilitas bandara, beberapa waktu lalu. (internet)
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto (tengah) saat meninjau fasilitas bandara, beberapa waktu lalu. (internet)

Kemenhub Bekukan Izin 3 Rute Penerbangan Domestik

MENITRIAU.COM - JAKARTA - Karena melanggar penerapan tarif batas bawah (TBB), Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan membekukan izin rute penerbangan beberapa maskapai (Badan Usaha Angkutan Udara). Kebijakan tarif tersebut diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Dari hasil pengawasan inspektur penerbangan angkutan udara di lapangan terdapat beberapa pelanggaran yang dilakukan sejumlah operator penerbangan seperti menjual harga tiket yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Sanksi pembekuan izin rute penerbangan tersebut diberikan terhadap beberapa maskapai yang melayani rute Jakarta-Ujung Pandang, Jakarta-Pontianak, dan Jakarta-Kualanamu.

"Sesuai dengan PM 78 Tahun 2017 maka maskapai tersebut diberikan sanksi administratif berupa Pembekuan Izin Rute Penerbangan yang berlaku selama 7 (tujuh) hari," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto dalam keterangan tertulis Kementerian Perhubungan, Jumat (22/1/2021).

Novie menegaskan akan menindak tegas maskapai penerbangan yang menjual tiket kurang dari TBB atau melebihi TBA.

"Kami akan tindak tegas bagi operator penerbangan yang melanggar aturan yang telah ditetapkan, semua operator penerbangan wajib mematuhi aturan penerbangan terkait TBB dan TBA, karena peraturan ini merupakan pedoman bagi operator penerbangan dalam menjual tiket," kata Novie, seperti dilansir dari detik.com.

Novie menambahkan Keputusan Menteri 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Niaga Berjadwal Dalam negeri merupakan pedoman untuk menentukan tarif tiket bagi operator penerbangan. Aturan tersebut bertujuan untuk menghindari persaingan tidak sehat antar operator penerbangan dan juga memperhatikan perlindungan konsumen. ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)