Petani keramba yang berada di pinggiran Sungai Kampar Kecamatan Bangkinang Barat

Pintu PLTA Koto Panjang Dibuka. Petani Keramba Diimbau Waspada

MR/AR | 13 Feb 2020

MENITRIAU.COM - KUOK - Sebanyak empat unit pintu pelimpah pelepasan (Spill Way Gate) Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang menjadi perhatian Bhabinkamtibmas Bripka Wawan Asroy Harahap dengan turun langsung menyampaikan informasi kepada para petani kerambah.

Bripka Wawan Asroy Harahap yang menjabat Bhabinkamtibmas dari Polsek Bangkinang Barat ini memang selalu tanggap dan respon cepat terhadap informasi mengenai PLTA Koto Panjang.

Sosok ini sangat sederhana dan paling akrab dilingkungan petani kerambah disepanjang sungai Kampar mulai dari desa Merangin hingga Pulau Terap. Bahkan polisi yang menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi terhadap para petani kerambah jika ada pelepasan air dan kondisi di PLTA Koto Panjang.

Bripka Wawan ini bahkan tidak segan-segan turun langsung membantu para petani kerambah yang berada di sepanjang Desa Merangin sampai ke Pulau Terap. Bahkan kadang-kadang dirinya tidak memikirkan kondisi saat membantu masyarakat dalam menghadapi banjir di wilayah tugasnya terutama dengan petani kerambah.

Kemarin pada hari Rabu (12/2/2020) saat dihubungi, Bripka Wawan bergerak cepat dan mendatangi para petani kerambah guna menyampaikan bahwa Manajemen Unit Layanan PLTA Koto Panjang akan membuka pintu pelimpah pelepasan sebanyak 4 x 50 cm.

"Masyarakat tetap berhati-hati dan tetap tingkatkan kewaspadaan karena pihak Manajemen PLTA Koto Panjang akan melakukan pembukaan pintu Spilway air dan akan membuat air naik serta arus nya akan deras," imbau Bripka Wawan kala itu bersosialisi kepada petani kerambah dan masyarakat di sepanjang sungai Kampar.

Ketika ditanya berapa banyak petani kerambah yang berada di wilayah kerjanya Bhabinkamtibmas ini menyampaikan bahwa jumlah petani kerambah mulai dari Merangin hingga ke Pulau Terap cukup banyak jumlahnya.

"Banyak pak, lebih kurang 97 orang pak, mulai dari desa Merangin dan Pulau Terap. Dan kerambah nya berasa di daerah aliran pinggir sungai Kampar," pungkasnya mengakhiri wawancara.

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya selaku Bhabinkamtibmas, Bripka Wawan juga selalu bersinergi dengan Babinsa, Kepala Desa dan pihak terkait. (rif) 


Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)