Dr Muhammad Syafi'i saat menimba ilmu energi terbarukan di Jerman, beberapa waktu lalu. (istimewa)
Dr Muhammad Syafi'i saat menimba ilmu energi terbarukan di Jerman, beberapa waktu lalu. (istimewa)

Bantu Kekurangan Listrik. Ini Saran Syafi'i ke PT RAPP

MENITRIAU.COM - PEKANBARU - Meningkatnya kebutuhan listrik di Kabupaten Pelalawan, khususnya di Kota Pangkalan Kerinci, serta seringnya pemadaman listrik di daerah tersebut sangat meresahkan masyarakat.

Pantauan di beberapa sosial media masyarakat yang berada di area pangkalan kerinci dan sekitarnya yang menggunakan listrik kerap sekali mati hingga berjam-jam hingga masalah pasokan energi dari pihak swasta mengakibatkan dilema yang harus tuntas diselesaikan karena pihak swasta juga menggunakan energi terbatas untuk operasional industri.

Menanggapi hal ini, tokoh pemuda Kabupaten Pelalawan, Dr Muhammad Syafi'i mengatakan masalah kelistrikan ini memang menyangkut hidup orang banyak, kalau selalu sering mati atau lama matinya tanpa kendala teknis alam tentunya harus ada solusi.

Jika seandainya permasalahan terjadi pada suplai daya, sebaiknya pihak swasta suport energi, Seperti di Pangkalan Kerinci dan sekitarnya. "Kami rasa PT. RAPP sudah layak bahkan sudah wajib memakai solar panel besar atau raksasa untuk ketersediaan energi listrik baik itu untuk masyarakat maupun untuk kebutuhan industri," ungkap Syafi'i yang pernah menimba ilmu energi terbarukan (renewble energy) di Frankfurt Jerman ini.

"Kita yakin PT RAPP bisa karena industri ini tentu industri ramah lingkungan ungkapnya, tinggal duduk bersama antara pihak perusahaan, Pemda dan para pakar ahlinya dari akademisi," sambungnya.

Syafi'i melanjutkan, sekarang industri sudah beralih dari pemanfaatan energi fosil menjadi energi terbarukan, apalagi Pelalawan dilewati garis khatulistiwa dan kita mendapat nikmat dari Tuhan berupa panas dan cahaya matahari yang cocok sekali untuk pembangkit listrik tenaga surya ( solar panel). "Ya kita untung ada tugu equator dan dapat dibangun raksasa," ungkap dosen pendidikan fisika lingkungan Unri ini.

Terkait masalah perawatan jaringan tentunya ini tugas pengelola yang profesional. Seperti badan usaha yang mengurus listrik juga SDM nya harus maksimal baik itu kerjanya maupun di llmunya dalam hal melayani karena kebutuhan listrik masyarakat sudah 24 jam, tutup Ketua PGRI Riau ini. ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)