Penampakan Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS). (internet)
Penampakan Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS). (internet)

PT HK Dapat Tambahan Modal Bangun Jalan Tol Trans-Sumatera

MENITRIAU.COM - JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) akan memperoleh penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) dari pemerintah untuk tahun depan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani membebani Hutama Karya diperuntukkan dengan target tambahan pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) sepanjang 162 kilometer. 

Berdasarkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2022, Hutama Karya telah mengusulkan PMN sebesar Rp31,35 triliun.

EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Tjahjo Purnomo mengungkapkan hal itu kepada Kompas.com, Senin (23/8/2021).

Menurut Tjahjo, PMN yang diajukan akan digunakan untuk memenuhi pendanaan pembangunan ruas-ruas JTTS, terutama penyelesaian ruas-ruas Tahap I.

Adapun ruas JTTS pada tahap I ini sebagai berikut:

1. Jalan Tol Sigli-Banda Aceh sepanjang 74 kilometer dengan progres konstruksi 69 persen dan progres lahan 96 persen.

2. Jalan Tol Kisaran-Indrapura sepanjang 48 kilometer dengan progres kostruksi 23 persen dan progres lahan 24 persen.

3. Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat sepanjang 143 kilometer dengan progres konstruksi 82 persen dan progres lahan 60 persen.

4. Jalan Tol Sp. Indralaya-Muara Enim Seksi Indralaya-Prabumulih sepanjang 64 kilometer dengan progres konstruksi 48 persen dan progres lahan 81 persen.

5. Jalan Tol Padang-Sicincin sepanjang 36 kilometer dengan progres konstruksi 43 persen dan progres lahan 36 persen.

6) Jalan Tol Pekanbaru-Pangkalan Seksi Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 40 kilometer dengan
progres konstruksi capai 71 persen dan progres lahan 54 persen.

7. Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung sepanjang 18 kilometer dengan progres konstruksi 73 persen dan progres lahan 97 persen.

8. Jalan Tol Binjai-Langsa Seksi Binjai-Pangkalan Brandan sepanjang 58 kilometer dengan
progres konstruksi 36 persen dan progres lahan 29 persen.

"Saat ini, Hutama Karya fokus menyelesaikan pembangunan JTTS yang diharapkan mampu memberikan dampak positif secara ekonomi maupun mobilitas terkait pertumbuhan Gross Domestic Product (GDP) di Pulau Sumatera," jelas Tjahjo dikutip dari kompas.com.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggelontorkan pembiayaan investasi pada klaster infrastruktur sebesar Rp 86,4 triliun dalam Rancangan Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2022.

Anggaran tersebut dikucurkan untuk lima Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Infrastruktur dan empat Badan Layanan Umum (BLU) dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN).

BUMN Infrastruktur yang dimaksud adalah PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Perumnas, serta PT PLN (Persero).

Sementara empat BLU yang mendapatkan alokasi anggaran yaitu Badan Pengelola (BP) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero). ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)