Buruh. (internet)
Buruh. (internet)

Menyoal Deklarasi Partai Buruh

MENITRIAU.COM - Struktur kepengurusan Partai Buruh akan dibentuk oleh tim formatur paling lambat 1 (satu) minggu setelah pelaksanaan kongres. Partai Buruh sudah menyususun kepengurusan di 100% provinsi (34), 80% kabupaten/kota (409), 40% kecamatan dengan keanggotaan diproyeksikan mencapai 1.000 orang di tiap-tiap kab/kota. Keuangan Partai Buruh akan didanai dengan sistem iuran yang mewajibkan kadernya membayar Rp50.000 setiap bulan.

Berdasarkan data yang diperoleh dan didalami, potensi yang menjadi konstituen Partai Buruh adalah buruh pabrik, buruh kantor, buruh perempuan, buruh tani, buruh nelayan, buruh guru, buruh migran, TKW, pekerja rumah tangga, supir angkot, supir truk, supir bus, supir kendaraan darat laut udara, pengemudi ojek, pedagang pasar, ibu jamu gendong, ibu pedagang sayur, tukang becak, PKL, pedagang asongan, pelaku UMKM, pelaku multilevel marketing, kelompok masyarakat miskin desa, kelompok masyarakat miskin kota, anak muda pencari kerja, mahasiswa dan pelajar yang akan memasuki dunia kerja, anak band, seniman, olahragawan, kaum cerdik pandai dan sarjana yang menginginkan terwujudnya azas negara sejahtera, kaum masyarakat marjinal yang terpinggirkan, penyandang disabilitas, dan kalangan rakyat jelata yang lainnya.

Pembentukan Partai Buruh sebelum Pemilu 2024 adalah langkah politik mutualisme dimana para calon  presiden dan calon kepala daerah yang baru dapat memanfaatkan suara dari pemilih baru, dan partai politik baru mempunyai kesempatan untuk mengisi kursi legislatif di DPR, DPD, dan juga DPRD memanfaatkan koalisi bersama partai-partai pendahulu. Hal ini dapat dinilai menjadi politik praktis di mana pembentukan partai ini berpotensi untuk menghasilkan keuntungan bersifat ekonomis bagi para elite partainya.

Pembentukan Partai Buruh berpotensi menggunakan Omnibus Law dalam pencarian dukungan massa. Hal ini dapat dinilai sebagai upaya mendapatkan dukungan massa dengan menggunakan isu-isu yang dapat menggiring opini masyarakat dengan tujuan mendiskreditkan pemerintahan yang sah, sehingga dapat menjadi ancaman yang mampu merusak harmonisasi kerukunan NKRI dalam Pancasila.

Dampak dari pembentukan Partai Buruh hanya akan menambah jumlah partai politik di Indonesia, yang berarti hanya membuat semakin banyak rakyat Indonesia yang terpecah dan semakin membuat iklim politik di Indonesia tidak kondusif.

Di beberapa negara, eksistensi Partai Buruh cukup diakui bahkan sempat menjadi PM Polandia atas nama Lech Walessa dan saat ini PM Inggris, Boris Johnson juga tokoh buruh. ***

*) Amril Jambak, penulis pendiri Forum Diskusi Publik. 



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)