Komunitas Seni Rumah Sunting Riau masuk final Lomba Puisi Multimedia yang digagas PWI Pusat. Pengumuman dilakukan vritual, Jumat (17/12/2021). (istimewa)
Komunitas Seni Rumah Sunting Riau masuk final Lomba Puisi Multimedia yang digagas PWI Pusat. Pengumuman dilakukan vritual, Jumat (17/12/2021). (istimewa)

PWI Umumkan Finalis Lomba Puisi Multimedia. Ini Lima Finalis yang Bertarung di Panggung HPN 2022

MENITRIAU.COM - JAKARTA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengumumkan finalis lomba puisi multimedia yang dilaksanakan sempena Hari Pers Nasinonal (HPN) 2022 secara virtual, Jumat (16/12/2021). 

Finalis tersebut adalah Sri Ayu Pradya Larasari (Bali), Putra Rido Ilahi dan Tarmizi Hamdan Febrian (Sumatera Barat), Hasna Rafida (Jawa Timur), Komunitas Seni Rumah Sunting (Riau) dan Qori Islami dkk (Universitas Padjajaran, Bandung). Lima finalis ini akan bertarung secara langsung di panggung HPN, Kendari. 

Ketua PWI Pusat, Atal S Depari yang hadir dalam pengumuman itu, mengungkapkan rasa bangganya atas antusias peserta yang luar biasa mengikuti lomba tersebut. 

''Terima kasih buat seluruh peserta lomba puisi multimedia dengan tema Pandemi yang sangat antusias. Dari seluruh provinsi hampir ada. Tentu ini menjadi kebanggan PWI dan akan menjadi kegiatan untuk tahun-tahun berikutnya,'' kata Atal, dalam keterangan tertulis yang diterima menitriau.com.

Seluruh finalis yang menyisihkan 15 peserta lain dari peserta 20 besar ini akan mendapatkan hadiah uang pembinaan. Juara 1 Rp10 juta, juara 2 Rp7 juta, juara 3 Rp5 juta, harapan 1 dan 2 masing-masing Rp1,5 juta. Selain lima finalis, PWI juga menetapkan lima peserta favorit dengan saguhati masing-masing peserta Rp500 ribu. 

Lima peserta favorit tersebut, yakni, Iyut Fitra (Sumatera Barat), Khoirurrahman (Yogyakarta), Samson Rambah Pasir (Kepulauan Riau), Margaretta Bine Kedang (NTT) dan M Akbar Milu (UKM Seni IAIN Kendari). 

''Menentukan pemenang ini bukan mudah. Kalau saya pribadi sebetulnya perlu waktu seminggu. Semua bagus, tapi tetap harus dipilih terbaik, ketat dengan persyaratan yang dibuat panitia. Kami sesama juri berdebat, bahkan berdebat dengan diri sendiri karena hal-hal kecil yang terjadi akibat kelalaian peserta. Misalnya, waktu video lebih 5 menit, padahal videonya bagus,'' beber Ketua Dewan Juri Dheni Kurnia. 

Tim juri babak penyisihan ada tiga orang  yaitu, Dheni Kurnia (Ketua), Hasan Aspahani (anggota), Ramon Domora (anggota/notulen). Sedang juri di babak Dheni Kurnia (Ketua), Noorca M Massardi (anggota) dan Syaifuddin Gani (anggota).  

Ramon Damora, selaku penanggungjawab lomba yang juga Ketua Bidang Budaya PWI Pusat, saat memimpin berjalannya pengumuman, menyampaikan pesan semangat kepada seluruh peserta. 

''Tahniah kepada peserta 20 besar, 5 favorit dan 5 finalis. Bagi yang belum beruntung jangan berkecil hati. Masih banyak lomba-lomba dan ruang kreatifitas lain yang lebih megah di luar sana. Yang jelas, karya seluruh peserta akan kami jadikan dokumen peradaban bahwa kita bergerak terus, berusaha bangkit dari pandemi, sesuai dengan tema lomba,'' kata Ramon.

Lima finalis, kata Ramon lagi, akan  segera dihubungi panitia untuk memastikan keberangkatan ke Kendari. Sebab, panitia akan menyiapkan transportasi dari daerah asal ke Kendari dan mempersiapkan akomodasi selama berada di Kendari. ***



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)