SKK Migas Kawal Tajak Sumur Pengembangan di Perpindahan Tahun 2021 ke 2022. (humasskkmigas)
SKK Migas Kawal Tajak Sumur Pengembangan di Perpindahan Tahun 2021 ke 2022. (humasskkmigas)

SKK Migas Kawal Tajak Sumur Pengembangan di Perpindahan Tahun 2021 ke 2022

MENITRIAU.COM - JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melakukan pengawalan pelaksanaan tajak sumur pengembangan yang dilaksanakan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di perpindahan tahun 2021 ke 2022, Sabtu (1/1/2022) dinihari.

Hal ini menunjukkan dukungan penuh SKK Migas kepada KKKS agar pelaksanaan pemboran sumur pengembangan 2022 dapat dilaksanakan dengan baik dan tidak ada kendala.

Upaya pengawalan oleh SKK Migas tersebut untuk memastikan agar target pemboran sumur pengembangan tahun 2022 yang mencapai 900 sumur dapat dilaksanakan dengan baik. Pada pergantian tahun 2021 ke 2022, terdapat 5 Sumur pengembangan, berhasil ditajak di 5 (lima) KKKS yaitu : Pertamina EP Region 1 Zona 1, Pertamina EP Region 1 Zona 4, Pertamina EP Region 3 Zona 9, Pertamina EP Region 10 dan Pertamina Hulu Rokan..

Terkait program tajak sumur pengembangan 2022, Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno menyampaikan bahwa jumlah pemboran sumur pengembangan di tahun ini naik signifikan dibandingkan target pemboran sumur pengembangan di tahun 2021.. “Untuk mencapai target 2030, yaitu produksi minyak 1 juta barel dan gas 12 BSCFD, SKK Migas telah menyusun rencana dan strategi (Renstra) Indonesia Oil and Gas 4.0. Namun pandemi Covid-19 telah memaksa kami untuk melakukan perubahan strategi dan penyesuaian-penyesuaian. Peningkatan harga minyak dunia di tahun 2021 dan diperkirakan bertahan pada harga yang tinggi di tahun ini, telah membangkitkan optimisme pelaku usaha industri hulu migas. Saat inilah momentum mereka untuk meningkatkan investasi hulu migas, salah satunya adalah peningkatan investasi untuk pemboran sumur pengembangan”, kata Julius.

Lebih lanjut, Julius menyampaikan untuk sumur pemboran yang berjumlah 900 berasal dari hasil pembahasan work, program & budget (WPnB), kesepakatan tambahan dan rencana program filling the gap. “Hasil WPnB ada 790 sumur pengembangan, kemudian 10 tambahan sumur pengembangan dan potensi 100 sumur pengembangan dari FTG. Kami berkomitmen tahun 2022 adalah titik balik untuk produksi migas nasional kembali meningkat secara berkelanjutan sampai tahun 2023”. 

“Oleh karena itu di tahun 2022 SKK Migas dan KKKS mempercepat target jumlah 900 sumur pemboran dari 2024 ke 2022. Langkah ini sekaligus dalam rangka carry over beberapa target sumur pemboran yang belum bisa direalisasikan sepanjang tahun 2020-2021 karena pandemi Covid-19. Sehingga kami optimis ditahun ini target produksi dan lifting migas nasional dapat dicapai. Kita semua berharap tahun ini bisa turn over dari menurunnya produksi migas menjadi tren meningkat secara berkelanjutan sampai tercapainya target di tahun 2030”, imbuh Julius.

Pelaksanaan tajak sumur pengembangan di 5 (lima) lokasi pada pergantian tahun 2021 ke tahun 2022 akan memberikan tambahan produksi minyak sebesar 801 barrel oil equivalent per day (BOPD). Adapaun rincian pelaksanaan kegiatan tajak sumur pengembangan dan tambahan produksi minyanya sebagai berikut :

1. KKKS Pertamina EP Region 1 Zona 1: Lokasi RNT-PRD09 untuk proyek EOR (field Rantau, Aceh) ditajak tanggal 1 Januari 2022 pukul 00.00 WIB jadi sumur P-460 dengan rig PDSI #23.1/CWKT-210-M. Target TD: 780 m, target produksi: oil sebesar 20 BOPD.

2. KKKS Pertamina EP Region 1 Zona 4: Lokasi KRG-PA1 (field Limau, Sumatera Selatan) ditajak tanggal 1 Januari 2022 pukul 00.00 WIB jadi sumur KRG-015 dengan rig PDSI #32.2/N80UE-E. Target TD: 1631 m, target produksi: oil sebesar 150 BOPD.

3. KKKS Pertamina EP Region 3 Zona 10: Lokasi B-2102 (field Bunyu, Kalimantan Utara) ditajak tanggal 1 Januari 2022 pukul 00.00 WITA jadi sumur B-219 dengan rig PDSI #18.2/LTO650-M. Target TD: 1650 m, target produksi: oil sebesar 275 BOPD.

4. KKKS Pertamina EP Region 3 Zona 9: Lokasi STW-08 (field Sangatta, Kalimantan Timur) ditajak tanggal 1 Januari 2022 pukul 11.00 WITA jadi sumur ST-205 dengan rig NYT-19. Target TD: 1527 m, target produksi: oil sebesar 200 BOPD.

5. KKKS Pertamina Hulu Rokan : 
Sumur MNA-P3 untuk proyek Minas Infill ditajak tanggal 1 Januari 2022 pukul 00.01 WIB jadi sumur Minas 8D-67N dengan rig ACS-10 550 HP. Target TD: 3,023 ftMD/2,556 ftTVD, target produksi: oil sebesar 156 BOPD.



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)