Komisoner KPU Divisi Parmas dan SDM, Hanafi S Sos saat melakukan Verifikasi Faktual
Komisoner KPU Divisi Parmas dan SDM, Hanafi S Sos saat melakukan Verifikasi Faktual

Terungkap, Anggota Polri dan PNS Dicatut Menjadi Anggota Parpol di Meranti

MENITRIAU.COMSELATPANJANG - Proses verifikasi faktual (verfak) sudah selesai dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sampai Jum'at (4/11/2022) lalu. Dalam verfak tersebut terungkap puluhan orang dicatut namanya menjadi anggota partai politik (parpol). Bahkan dari puluhan orang tersebut terdapat anggota Polri dan PNS yang turut dicatut dan didaftarkan menjadi anggota salah satu parpol tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.

 

Seperti yang diungkapkan, Komisioner KPU Divisi Parmas dan SDM, Hanafi S Sos saat dikonfirmasi, Rabu (9/11/2022). Ia menjelaskan setelah selesai melakukan verfak, pihak KPU akan melakukan perbaikan hasil verfak mulai 10 sampai 23 November 2022 nanti.

 

"Dalam verfak yang kita lakukan terungkap puluhan orang dicatut namanya. Bahkan ada anggota Polri dan PNS yang ikut dicatut menjadi anggota Parpol. Karena saat kita konfirmasi kepada masing-masing nama yang didaftarkan menjadi anggota parpol melalui Sipol (sistem informasi partai politik) terungkap ada puluhan yang mengaku tidak pernah masuk sebagai anggota Parpol," ungkapnya.

 

Hanafi mengatakan sampel yang didatangi dan ditanyakan secara langsung oleh petugas sebanyak 211 orang. fervak juga dilakukan terhadap 7 Parpol diantaranya Partai Hanura,  PBB,  PSI,  Gelora,  Perindo, Partai Umat dan Partai Garuda.

 

"Kita tidak bisa menyampaikan partai mana saja yang melakukan pencatutan. Karena hal itu menjadi kewenangan KPU RI. Namun, setelah pengumuman sudah disampaikan nantinya dari KPU RI pada 14 Desember, kita baru bisa menyampaikannya," terangnya. 

 

Puluhan Surat Pengaduan Pencatutan Masuk ke KPU  

 

Lebih jauh, Hanafi juga mengungkapkan bahwa masyarakat yang namanya dicatut oleh Parpol juga sudah membuat surat pengaduan kepada KPU Meranti. Jumlahnya mencapai puluhan orang.

 

"Semua nama yang dicatut oleh parpol menjadi pengurus sudah membuat surat ke KPU. Hal ini penting sebagai bahan untuk mengklarifikasi ke Parpol nantinya," terangnya.

 

Nantinya, tambah Hanafi, jika seluruh proses verifikasi Parpol selesai, maka KPU RI akan menyampaikan hasilnya kepada seluruh parpol. Setelah itu, juga akan akan diumumkan ke publik partai mana saja yang dinyatakan lolos dan bisa mengikuti Pemilu. *** 



Bagikan :
Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)