Zoom meeting bedah buku Budak Dompak, Selasa (7/6/2021). (rumahsunting)

Tiga Narasumber Ini Bedah Budak Dompak

MR/AR | 08 Jun 2021

MENITRIAU.COM - PEKANBARU - Buku novel berjudul Budak Dompak Bintang Selatan yang Redup karya Ranti A diperbincangkan tiga narasumber, Selasa (7/6/2021) di Riau Command Center (RCC) Kantor Gubernur Riau. Ketiga narasumber tersebut, yakni, Taufik Ikram Jamil, Bambang Kariyawan dan Nafi'ah Al Ma'rab. 

Kegiatan Bedah Buku yang ditaja Komunitas Seni Rumah Sunting Pekanbaru secara online melalui Zoom Meeting ini, diikuti puluhan sastrawan, penulis dan penggiat literasi dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya Dr Endut Achadiat (Sumbar), Dr Hermawan An (Sumbar), Dr Husnu Abadi (Riau), Edrida Pulungan (Jakarta), Eka Budianta (Bogor), Rida K Liamsi (Kepri),  Nining (Bontang, Kaltim), Nuratika (Rohul), Wamdi (Duta Bahasa Riau), Ahmad Fitri (perwakilan Ombudsman RI), Murparsaulian, Rian Harahap, dan masih banyak lainnya. Tidak ketinggalan penulis buku, Ranti A yang juga hadir di ruang RCC. 

Dalam sambutannya, Kunni Masrohanti selaku pendiri dan pembina Rumah Sunting, mengatakan, kegiatan tersebut tidak akan bisa terlaksana tanpa kolaborasi dengan pihak lain. 

''Menguatkan pondasi literasi memerlukan kerja kolektif, kolaborasi dan inovasi. Bedah buku ini merupakan kegiatan kedua Rumah Sunting. Sebelumnya, tepatnya sebelum puasa, Rumah Sunting juga melaksanakan Bedah buku tapi di basecamp. Kali ini di RCC, fasilitas sudah disediakan, tentu berkat kerja sama dan dukungan dari Pemprov Riau melalui Diskominfotik,'' kata Kunni. 

Dukungan lain juga diberikan oleh Romansa Universe (RU), Riau.Id, Bank Riau Kepri dan PTPN V. Dukungan terbesar tentu dari narasumber yang sangat teliti dan serius mengulas dan mengupas buku tersebut. 

''Terimakasih pada narasumber yang sudah hadir dan memberikan pemaparan kepada seluruh peserta. Bahkan proses kreatif menulis juga dibahas. Dan, lebih berterimakasih kepada penulis Budak Dompak yang sudah melahirkan karya, bisa dibaca banyak orang, serta turut menjadi bagian dalam memperkuat pondasi literasi khususnya di Riau,'' kata Kunni lagi. 

Bedah buku terasa berjalan hangat dan aktif dibawah moderator Siti Salmah, member of Rumah Sunting yang juga seorang Penyair. Bertambah asyik ketika lagu puisi dibawakan Miftah Kuala, persembahan dari Rumah Sunting. Tanya jawab pun berjalan terus sampai akhirnya diskusi ditutup oleh moderator. Acara juga berjalan lancar dibawah komando  Muhammad De Putra, Penyair muda Indonesia, member of Rumah Sunting, selaku pembawa acara. 

Pada kesempatan itu, Ranti A menyampaikan banyak hal terkait proses kreatif dalam menulis Budak Dompak, sesuai pula dengan pertanyaan dari peserta. 

''Terimakasih kepada narasumber dan seluruh peserta yang hadir. Proses menulis buku ini tentu banyak tantangan, apalagi saya ini orang perusahaan, orang akutansi. Tidak ada sastra-sastranya. Tapi alhamdulillah selesai juga,'' kata Ranti. 

Karya pertama Ranti A yang berbentuk buku ini mendapat banyak apresiasi dari para pembedah  Dari judulnya saja, kata Taufik Ikram Jamil dan Nafi'ah AL Ma'rab, sudah menarik perhatian pembaca. Begitu juga dengan Bambang Kariyawan yang mendukung banyaknya kearifan lokal yang diangkat Ranti. Meski, tentu saja, ada beberapa catatan untuk kebaikan proses kreatif berikutnya. 

Sementara itu, Koordinator Bedah Buku, Yanda Rahmanto, menyebutkan, kerjasama yang baik dengan Diskominfotik di ruang RCC diharapkan akan terjalin kembali. ''Kami berharap kerja kolaborasi atau kerjasama dengan Diskominfotik di ruang RCC tidak hanya sekali ini. Banyak diskusi yang bisa dilaksanakan, membahas banyak hal, khususnya tentang literasi ini,'' harap Yanda. ***


Bagikan tulisan ( berita/opini ) anda ke TIM Redaksi kami
Email : redaksi@menitriau.com
(Sertakan Foto dan Data Diri Anda)